Sunday, 20 January 2013

Sejarah PHP

PHP adalah bahasa pemrogram open source yang berjalan pada sisi server atau dikenal dengan server-side scripting, PHP sangat powerful untuk pembuatan web dinamis. PHP juga salah satu bahasa pemrograman yang paling mudah dipelajari, untuk saat ini mungkin jutaan web yang ada di internet menggunakan PHP dalam pembuatannya.

Pada awalnya PHP memiliki nama lengkap PHP Tools adalah abbreviation dari Personal Home Page Tools, sebuah tools yang dibuat oleh Rasmus Lerdorf seorang programmer dari Denmark/Greenland pada tahun 1994, perwujudan pertama dari PHP tools adalah sebuah CGI (Common Gateway Interface) binari yang ditulis menggunakan bahasa C. CGI ini pertama kali digunakan untuk melakukan tracking pengunjung di online resume pribadinya.

Pada tahun 1995 Rasmus merilis PHP tools untuk publik, setelah pada waktu-waktu sebelumnya dia menambahkan banyak kemampuan pada PHP tools, salah satunya adalah kemampuan berinteraksi dengan database dan PHP tools juga menyediakan kerangka kerja yang memungkinkan pengguna membuat aplikasi web sederhana.

Pada bulan september di tahun yang sama, Rasmus mengubah nama PHP Tools menjadi FI (Forms Interpreter). FI memiliki banyak penambahan kemampuan baru sebagai fungsi dasar PHP saat ini. Seperti kemampuan mendefinisikan variable yang mirip dengan bahasa Perl, walau lebih sederhana dan belum konsisten. Kode PHP/FI yang dimasukkan kedalam HTML juga masih menggunakan komentar HTML. Pada masa ini PHP/FI berkembang dengan baik dan diterima sebagai sebuah CGI tools karena belum cukup untuk menjadi sebuah bahasa pemrograman.

Pada bulan berikutnya Rasmus merilis kode PHP/FI yang telah ditulis ulang dan kembali menggunakan nama PHP (Personal Home Page Construction Kit), pada rilis ini PHP menjadi scripting interface tercanggih pada masa itu. Struktur PHP sengaja di design menyerupai bahasa C, karena memang Rasmus berharap para pengguna C, perl dapat mengadopsi PHP dengan mudah.

Pada bulan april 1996 setelah PHP mendapatkan perubahan yang besar dalam pengembangannya, Rasmus merilis PHP/FI dengan menggabungkan nama-nama lama yang pernah digunakan oleh PHP. Ini adalah PHP generasi kedua yang telah lengkap dalam pengembangannya dan berubah dari sebuah alat pengembang aplikasi web menjadi bahasa pemrograman. Dalam PHP generasi ini, PHP sudah dapat berinteraksi dengan DBM, mSQL dan Postgres95 database, cookies, user defined function dan banyak lagi. Bulan Juni 1996 PHP berstatus versi 2.0, dimana ini berarti hanya ada satu versi lengkap PHP yaitu PHP 2.0. Dan akhirnya PHP 2.0 lulus status Beta pada bulan November 1997.

Walau memiliki waktu pengembangan yang singkat PHP tetap menjadi bahasa pemrograman yang banyak diminati dan terus berkembang. Pada tahun 1997-1998, PHP sudah memiliki beberapa ribu pengguna diseluruh dunia. Sebuah survei dari Netcraft pada Mei 1998, menunjukan hampir 60.000 domain memiliki header yang berisi PHP, jumlah ini sama dengan 1% dari semua domain yang ada di internet pada masa itu. Walau PHP terus berkembang pada sisi penggunaan tapi tidak dalam pengembangannya, ini terjadi karena bahasa PHP masih dikembangkan oleh seorang Rasmus Lerdorf.

PHP 3

PHP 3.0 adalah PHP pertama yang mirip dengan PHP yang ada saat ini. Adalah dua orang mahasiswa dari Tel Aviv Israel, Andi Gutmans and Zeev Suraski yang mengembangkan PHP menjadi proyek universitas setelah menemukan bahwa PHP/FI tidak efisien dan kurang fitur-fitur yang mereka butuhkan untuk membangun sebuah eCommerce. Mereka memulai dengan menulis ulang kode-kode yang mendasari PHP/FI pada tahun 1997. Melalui komunikasi secara online dengan Rasmus mereka membahas berbagai aspek pelaksanaan untuk redevelopment PHP. Andi, Rasmus dan Zeev memutuskan untuk berkolaborasi membangun PHP yang baru, bahasa pemrograman yang independent. Dan lahirlah bahasa yang benar-benar baru dan di rilis dengan nama yang baru. PHP/FI 2.0 kini ditiadakan dan berganti nama dengan hanya 'PHP' yang merupakan singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor.

Salah satu kekuatan dari PHP 3.0 adalah fitur extensibility, fitur ini menyediakan kemudahan untuk pengembangan bahasa itu sendiri, dari sinilah banyak pengembang yang menawarkan berbagai modul. Lalu pada sisi end users PHP 3.0 menampilkan interface yang lebih sempurna untuk database, protocols dan APIs. Fitur PHP 3.0 lainnya yang diperkenalkan adalah PHP 3.0 sudah mendukung pemrograman berorientasi obyek dan sintaks bahasa yang jauh lebih kuat dan konsisten.

Pada Juni 1998, dengan banyaknya programmer baru yang bergabung dari seluruh dunia dalam usaha pengembangan bahasa PHP 3.0, tim pengembang PHP 3.0 mengumumkan bahwa PHP 3.0 sebagai penerus resmi PHP/FI 2.0 dan semua pengembangan dari PHP/FI 2.0 berhenti sepenuhnya. Setelah sekitar 9 bulan melakukan open public testing PHP 3.0 resmi dirilis. Walau sebelum pengumuman rilis dilakukan, lebih dari 70.000 domain didunia sudah menggunakan dan kini PHP 3.0 tidak hanya terbatas pada OS POSIX-compliant, PHP 3.0 juga terinstal pada server yang menjalankan Windows 95, 98 dan NT, dan Macintosh. Puncaknya adalah PHP 3.0 telah terinstal pada sekitar 10% dari server web di internet.

PHP 4

Pada musim dingin 1998, tak lama setelah PHP 3.0 resmi dirilis, Andi Gutmans dan Zeev Suraski mulai menulis ulang kode inti PHP. Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk meningkatkan kinerja dari aplikasi yang lebih kompleks dan meningkatkan modularitas dari basis kode PHP. PHP 3.0 memang memungkinkan dalam pengembangan aplikasi yang komplek dan penggunaan database dari pihak ketiga dan API, tapi PHP 3.0 tidak dirancang untuk menangani aplikasi yang kompleks tersebut secara efisien.

Pertengahan tahun 1999 mesin baru yang dijuluki 'Zend Engine' terlahir. Penamaan Zend diambil dari penggabungan nama depan Zeev dan Andi. Berbasiskan Zend Engine, PHP 4.0 terlahir dengan tambahan berbagai fitur baru, secara resmi dirilis pada bulan Mei 2000, hampir dua tahun setelah pendahulunya hadir. PHP 4.0 memiliki fitur-fitur penting seperti PHP 4.0 support banyak web server yang berarti ini menjadi lebih fleksibel untuk pengguna, lalu HTTP session, output buffering, dan security untuk menangani proses input pengguna.

PHP 5

PHP 5 rilis pada bulan Juli 2004, melalui development yang panjang dan beberapa pre-releases. Dipengaruhi oelh kehadiran Zend Engine 2.0 sebagai core code, mendorong lahirnya PHP 5.0, dengan penambahan fitur-fitur baru dan model objek yang baru.


sumber:
http://php.net/manual/en/history.php.php
http://en.wikipedia.org/wiki/Rasmus_lerdorf

No comments:

Post a comment